Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Maret 2011

10 FaktaTentang Ciuman


Apa sih, istimewanya sebuah ciuman? Mengapa orang-orang di negara Barat sering sekali berciuman, dan sangat ekspresif dalam melakukannya? Dan, meskipun banyak yang mengatakan bahwa berciuman adalah bagian dari “budaya Barat”, tetapi toh sampai sekarang orang Barat masih sering membahas soal ciuman. Bahkan, dari persoalan mendasar seperti bagaimana cara berciuman yang enak.

Anda mengira telah punya pengetahuan cukup banyak soal ciuman? Tunggu dulu, silakan baca fakta-fakta unik seputar berciuman, seperti dirangkum oleh Laura Schaefer, penulis buku Man with Farm Seeks Woman with Tractor: The Best and Worst Personal Ads of All Time.

1. Bagaimana posisi berciuman yang asik? Anda yang belum menemukan posisi yang pas, mungkin bisa mengambil inspirasi dari fakta ini: Dua dari setiap tiga pasangan menelengkan kepala ke kanan ketika berciuman.

2. Kita mencium menggunakan satu otot wajah, orbicularis oris, yang berfungsi menggerakkan bibir untuk mencium. Satu kecupan ringan hanya menggunakan dua otot ini. Namun ketika Anda melancarkan ciuman yang penuh gairah, Anda menggunakan seluruh 34 otot pada wajah. Maka, sering-seringlah berciuman agar wajah Anda tetap kencang.

3. Sama halnya seperti sidik jari atau kepingan salju, tidak ada dua jejak bibir yang mirip.

4. Bercumbu baik untuk menyembuhkan rasa sakit. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas berciuman bisa meningkatkan kekencangan kulit, membantu sirkulasi darah, mencegah gigi berlubang, bahkan bisa mengusir sakit kepala.

5. Rata-rata orang menghabiskan 336 jam dari seluruh kehidupannya untuk berciuman. Entah berapa lamanya waktu yang digunakan untuk berciuman setiap hari. Rekor ketahanan mencium sendiri dipegang oleh pasangan Rich Langley dan Louisa Almedovar, yang mampu berciuman selama 30 jam dan 59 menit.

6. Sebagian orang senang menuliskan huruf “X” sebagai tanda ciuman, yang biasanya dicantumkan pada akhir surat. Huruf “X” ini diawali pada abad pertengahan, ketika orang yang tidak bisa membaca menggunakan tanda “X” sebagai tanda tangan. Mereka lalu mencium tanda ini sebagai tanda ketulusan. Akhirnya, “X” itu lalu dianggap mewakili ciuman itu sendiri.

7. Butuh kegiatan yang memacu adrenalin? Berciuman saja. Aktivitas ini melepaskan neurotransmitter yang pada otak, yang juga terjadi saat kita melakukan aksi mendebarkan dengan terjun payung, bungee jumping, atau berlari.

8. Bila pria mengaku pernah berhubungan seks dengan lima wanita, itu artinya ia sebenarnya baru bercinta dengan dua wanita. Sebaliknya, wanita yang mengaku hanya pernah berhubungan seks dengan dua pria, sebenarnya dia telah bercinta dengan lima pria. Begitu yang sering dikatakan banyak orang. Entah apa yang akan dikatakan pria bila mengetahui bahwa rata-rata perempuan mencium 29 pria sebelum ia menikah.

9. Pria yang mencium pasangannya sebelum berangkat ke kantor rata-rata memiliki penghasilan yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak melakukannya. Ayo, mulai sekarang cumbu pasangan Anda sebelum ia keburu berangkat!

10. Film-film Hollywood banyak menampilkan adegan ciuman yang penuh gairah. Ciuman terlama yang pernah ada dalam sejarah perfilman adalah antara Jane Wyman dan Regis Tommey dalam film You’re in the Army Now (1941). Ciuman mereka berlangsung 3 menit dan 5 detik. Apakah itu sudah termasuk yang harus diulang saat take per take, atau saat rehearsal, ya?

source: http://blog.indojunkers.com/2010/11/agar-ciuman-lebih-asik-palingkan-wajah-ke-kanan/
Read More - 10 FaktaTentang Ciuman

13 Resiko Fatal Penggunaan Ponsel Terus-menerus


Tidak bisa dipungkiri bahwa telepon seluler (ponsel) telah banyak menghadirkan berbagai kemudahan dalam hidup manusia. Meski banyak diperdebatkan, banyak kalangan khawatir akan dampak negatif dari radiasi yang ditimbulkan.
Penelitian terbesar yang pernah dilakukan tentang bahaya ponsel telah membantah adanya risiko kanker otak pada penggguna ponsel. Penelitian yang dilakukan sendiri oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) tersebut menunjukkan risikonya tidak terlalu besar untuk dikhawatirkan.

Namun penelitian terbaru di India kembali menegaskan adanya ancaman kanker terutama pada anak dan remaja. Sang peneliti, Prof Girish Kumar bahkan mengatakan bahaya radiasi juga terdapat di sekitar menara Base Transceiver Station (BTS).
"Satu BTS bisa memancarkan daya 50-100W. Negara yang punya banyak operator seluler seperti India bisa terpapar daya hingga 200-400W. Radiasinya tak bisa dianggap remeh, bisa sangat mematikan," ungkap Prof Kumar.

Dikutip dari DNAindia, berikut ini sejumlah dampak negatif yang bisa ditimbulkan akibat radiasi yang berlebihan dari ponsel dan menara BTS:

1. Risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen akibat penggunaan ponsel. Makin muda usia pengguna, makin besar dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel.
2. Bukan hanya pada anak dan remaja, pada orang dewasa radiasi ponsel juga berbahaya. Penggunaan ponsel 30 menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli).
3. Radiasi ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria. Menurut penelitian, penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 persen.
4. Frekuensi radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa yang dapat memicu kanker.
5. Frekuensi radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.
6. Sebuah penelitian membuktikan produksi homon stres kortisol meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Peningkatan kadar stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang membahayakan kesehatan.
7. Medan elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.
8. Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran (tuli). Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ pendengaran.
9. Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan, frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea.
10. Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan persendian serta memicu rematik.
11. Risiko kanker di kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan.
12. Medan magnetik di sekitar ponsel yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan.
13. Medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Burung dan lebah menjadi sering mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stres karena tidak bisa menemukan arah pulang menuju ke sarang.
source: http://lombokijo.blogspot.com/2011/01/13-risiko-serius-dari-penggunaan-ponsel.html
Read More - 13 Resiko Fatal Penggunaan Ponsel Terus-menerus

Selasa, 22 Maret 2011

Pelihara Kelinci Bagus untuk Kesehatan Wanita

img
Banyak wanita ingin memelihara kelinci karena dinilai cantik dan menyenangkan. Sebuah studi membuktikan bahwa kelinci tidak hanya cantik, tetapi juga baik untuk kesehatan wanita.

Tak hanya untuk dipelihara, terapi dengan menggunakan hewan kelinci juga menjadi populer pada konsultasi dengan psikolog dan psikoterapi.

Mengapa hewan kelinci baik untuk kesehatan wanita?

Studi baru yang dilakukan oleh tim ahli dari University of Missouri dan dipimpin oleh Profesor Rebecca Johnson, menunjukkan bahwa kehadiran hewan kelinci dapat memberi wanita rasa ketenangan dan kenyamanan.

Memelihara hewan kelinci dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol di tubuh wanita hanya beberapa menit setelah kontak dengan hewan kelinci, seperti dilansir Geniusbeauty, Kamis (3/2/2011).

Dengan berkurangnya stres, maka risiko serangan jantung dan stroke pun semakin kecil. Memelihara hewan kelinci dapat menjaga tekanan darah di bawah kontrol ketika Anda sedang stres.

Dr Johnson mencatat bahwa kehadiran kelinci dalam rumah tangga dapat memfasilitasi proses pertahanan ikatan sosial, mengajarkan wanita dan anak perempuan bagaimana untuk lebih memahami diri sendiri dan orang lain, serta bagaimana berkomunikasi dengan orang lain lebih efektif.

Secara khusus, wanita yang memelihara kelinci juga memiliki kontrol emosi dan perilaku yang lebih baik. Kelinci juga digunakan sebagai bagian dari perawatan untuk memfasilitasi penyembuhan penyakit serius pada anak-anak dan remaja, seperti autisme atau depresi. Selain itu, terapi kelinci juga digunakan untuk membantu mengatasi orang yang merasa kurang percaya diri.
Sumber:
Read More - Pelihara Kelinci Bagus untuk Kesehatan Wanita